Rencana
Rencana Penanganan Luapan Lumpur Dan Infrastruktur Sekitar Semburan
- Details
- Dipublikasikan pada Senin, 30 Maret 2009 10:38

Rencana Penanganan Luapan Lumpur
Rencana penanganan luapan lumpur disusun dengan pendekatan yang merupakan rencana jangka pendek tetapi dapat diakomodasikan menjadi rencana jangka panjang sesuai dinamika masalah sosial. Peningkatan kapasitas tampungan kolam lumpur dilaksanakan secara bertahap dan dapat berfungsi melindungi permukiman dan infrastruktur vital. Pada prinsipnya, rencana penanganan luapan lumpur ini disusun dengan menambah 2 kolam baru sehingga menjadi 3 kolam: Kolam Selatan (kolam yang sudah ada, lengkap dengan sistem pembuangan dari pusat semburan sampai ke Kali Porong), Kolam Tengah (kolam baru dengan tinggi tanggul yang dibangun bertahap sesuai perkembangan penyelesaian ganti rugi tanah warga), dan Kolam Utara (kolam baru dengan tinggi tanggul optimal, sebagai kolam cadangan terakhir).
Rencana penanganan luapan lumpur ini disusun dengan menambah 2 (dua) kolam baru sehingga menjadi 3 (tiga) kolam, yakni:
- Kolam Selatan: Kolam yang sudah ada, lengkap dengan sistem pembuangan dari pusat semburan sampai ke Kali Porong. Kondisi kolam Selatan relatif sudah penuh, sehingga rawan melimpas dan jebol. Tanggul-tanggul luarnya ditinggikan dan diperkuat dengan counterweight pada kaki tanggul luarnya sebagai tanggul Ring Satu.
- Kolam Tengah: Kolam baru dengan tinggi tanggul yang dibangun bertahap sesuai perkembangan penyelesaian ganti rugi tanah warga. Kolam Tengah mutlak dibangun karena kolam Selatan relatif sudah penuh sehingga bila melimpas, lumpur akan masuk ke kolam baru yang disediakan, kolam ini juga berfungsi sebagai kolam emergency bila tanggul cincin ada yang jebol. Tanggul-tanggul luarnya adalah revitalisasi tanggul yang ada, sebagai tanggul Ring Dua.
- Kolam Utara: Kolam baru dengan tinggi tanggul optimal, sebagai kolam cadangan terakhir sampai skenario pembuangan akhir lumpur ditetapkan. Tanggul-tanggulnya adalah sebagai Ring Tiga. Tanggul-tanggul tersebut merupakan tanggul baru yang memanfaatkan batas luar peta area terdampak sesuai Perpres 14/2007. Tanggul dibangun dengan elevasi +11,00 m.
Rencana Penanganan Infrastruktur Sekitar Semburan
Penanganan sistem drainasi direncanakan dengan memperbaiki atau membuat saluran drainase baru agar dapat mengalirkan air hujan/drainasi lingkungan, dan melakukan normalisasi saluran drainasi utama (Kali Ketapang dan Afvour Jatianom). Di lokasi yang kondisi tanahnya jelek atau labil digunakan saluran terbuka dari konstruksi beton.
- Perbaikan jalan lingkungan direncanakan agar dapat mengurangi beban lalu lintas di jalan arteri Porong dengan memanfaatkan jalan lingkungan (memperbaiki kondisi jalan yang ada dan menjaga agar lebar jalan sama untuk semua ruas.
- Perbaikan sebagian ruas jalan arteri Porong (Sta.29+850 s.d. Sta.33+550) direncanakan untuk meningkatkan kecepatan kendaraan dari 1 – 5 km/jam menjadi 40 – 60 km/jam dan diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan arteri Porong (segmen Siring – Porong).