Kegiatan

KEGIATAN PENANGANAN INFRASTRUKTUR SEKITAR SEMBURAN

Dipublikasikan tanggal .

 1. Penanganan Drainasi

Pekerjaan fisik drainasi dimulai pada awal bulan Nopember 2007 dengan prioritas penanganan drainasi untuk mengurangi tergenangnya jalan arteri Porong dan permukiman di sekitarnya. Penanganan pada tahun 2008 dan selanjutnya, dilaksanakan berdasarkan prioritas sesuai dengan rencana dan kondisi lapangan.

Pada awal tahun 2009, drainasi di sekitar wilayah semburan pada umumnya telah dapat berfungsi untuk mengurangi genangan banjir yang ada di sekitar lokasi semburan. Air hujan yang jatuh di sekitar semburan hampir seluruhnya dialirkan ke Kali Ketapang. Walaupun demikian, masih ada beberapa lokasi yang mengalami genangan, antara lain di sekitar Jalan Flamboyan (selatan jembatan putus). Genangan ini dipengaruhi oleh gejala subsidence yang menyebabkan air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar.

Berdasarkan pemantauan lapangan, pada musim penghujan 2008/2009, tidak terjadi genangan yang signifikan, baik di permukiman maupun di jalan arteri Porong. Kecuali pada tanggal 26 Pebruari 2009 di lokasi entrance dan exit eks gerbang tol Porong terjadi genangan dengan kedalaman air sekitar 20 cm. Kondisi demikian ini disebabkan karena air drainasi di sebelah barat Peta Area Terdampak tidak dapat mengalir masuk ke Kali Ketapang.

Pompa sebanyak 3 (tiga) unit pada musim penghujan 2008/2009 sudah tidak dioperasikan lagi, padahal pada musim penghujan 2007/2008, pompa dioperasikan selama 24 jam secara terus-menerus.

Pada tanggal 24 - 26 Pebruari 2009, curah hujan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Ketapang tercatat lebih dari 100 mm/hari sehingga muka air di Kali Ketapang meningkat karena membawa debit banjir dari bagian hulu dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitar Kali Ketapang tergenang air.

Untuk mengatasi genangan yang terjadi di entrance eks gerbang tol Porong, BPLS melakukan upaya darurat dengan memompa air genangan untuk dimasukkan ke Kali Ketapang.

kegiatan PISS

Pekerjaan perataan dan revitalisasi jaringan drainasi di sekitar wilayah semburan lumpur yang dilakukan oleh Bapel - BPLS adalah:

a. Drainasi Jatirejo – Ketapang

Drainasi Jatirejo – Ketapang sepanjang 1.850 meter berupa U-Gutter dengan dimensi 150cm x 100cm x 120cm, dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juli 2008. Akibat adanya deformasi geologi yang menyebabkan penurunan tanah di sekitar jembatan putus (eks.Tol), maka saluran U-gutter di jalur Siring – Ketapang ditinggikan. Saluran yang ditinggikan sepanjang ± 762,00 meter berada di selatan Tugu Kuning. Sisi kanan ditinggikan antara 0,341 m – 1,423 m dan sisi kiri ditinggikan antara 0,183 m – 1,328 m. Pekerjaan dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juli 2010.

kegiatan PISS1

b. Drainasi Juwet

Saluran Drainase Juwet sepanjang 2.150 m berawal dari depan Polsek Porong hingga outlet di Kali Ketapang dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2008. Pelaksanaanya dilakukan dengan memasang U-Gutter dengan dimensi 150cm x 150m x 120cm dan sebagian lagi berupa pasangan batu. 

kegiatan PISS2

c. Drainasi di lokasi entrance dan exit eks Gerbang Tol Porong

Dengan demikian, maka saluran drainasi sepanjang 3.100 m di lokasi entrance dan exit eks Gerbang Tol Porong perlu diperbaiki. Pekerjaan dimulai pada bulan Maret 2009. Saluran dibuat dari konstruksi pre-cast concrete U-gutter (ukuran 80cm x 90cm x 120cm, 100cm x 100cm x 120cm, 150cm x 150cm x 120cm) sepanjang 1.950 m dan U-gutter in situ (100cm x 100cm) sepanjang 1.150 m. Debit yang mengalir di lokasi entrance eks Gerbang Tol Porong sebesar 1,128 m3/det. dan di lokasi exit eks Gerbang Tol Porong sebesar 0,740 m3/det.

Penurunan tanah juga menyebabkan penurunan saluran U-gutter di exit eks Gerbang Tol Porong sehingga dilakukan penyempurnaan saluran sepanjang + 393,00 m. Pada bagian hulu ditinggikan 120,00 cm dan di bagian hilir sebelum masuk ke Kali Ketapang ditinggikan 67,00 cm. Waktu pelaksanaan tanggal 14 Mei 2010 – 28 Juni 2010. Saluran ini di bagian hulu juga dilengkapi dengan bangunan sum-pit untuk menampung air drainasi dari daerah sekitar jembatan putus dan Desa Ketapangkeres bagian selatan sebelum dipompa ke saluran U-gutter menuju ke Kali Ketapang.

kegiatan PISS3

d. Drainasi Jalan Flamboyan, Desa Siring Barat

Saluran drainasi Jalan Flamboyan terbuat dari U-gutter ukuran 80cm x 90cm x 120cm sepanjang 330,00 m yang berlokasi di sisi Jalan Flamboyan. Pekerjaan dilaksanakan pada bulan Februari dan Maret 2009.

kegiatan PISS4

e. Drainasi di belakang Pasar Porong Lama

Saluran drainasi di belakang Pasar Porong Lama berupa saluran dengan tipe U-gutter ukuran 150cm x 100cm x 120cm sepanjang 109,20 m dan ukuran 80cm x 90cm x 120cm sepanjang 151,20 m.

Pembicaraan dengan pihak PT KAI (terkait dengan sebagian lokasi saluran terletak di tanah milik PT KAI) baru dapat tuntas pada tanggal 30 Juni 2009. Pelaksanaan fisik baru dapat dimulai pada tanggal 25 Juli 2009, mundur dari rencana semula karena di lapangan dijumpai adanya kabel fiber optic di bawah tanah dan diperlukan waktu untuk mengetahui trase kabel tersebut untuk menghindari timbulnya permasalahan lebih lanjut. Kendala lain adalah waktu pelaksanaan pekerjaan harus menunggu surutnya kegiatan pasar.

Saluran drainasi belakang Pasar Porong Lama kemudian berlanjut melalui perumahan (mengalir di samping dan bawah beberapa rumah) berupa saluran U-gutter. Setelah melalui bawah rumah kemudian menyusur perumahan berupa saluran pasangan batu kali. Pelaksanaan dilakukan dalam beberapa pias (setempat-setempat) karena lokasi saluran berada di perkampungan dan sebagian besar lokasi sisi kanan merupakan pondasi rumah warga. Pekerjaan selesai pada Desember 2010.

 

kegiatan PISS5

 f. Drainasi Gempolsari – Pologunting (Penatarsewu)

Pada tanggal 10 Agustus 2009 pukul 20:00 WIB, terjadi amblesan di lokasi P76 – P77 sepanjang ± 200,00 m dengan kedalaman 3,00 m. Kejadian ini sama seperti halnya kejadian di lokasi P77 – P78 dan P78 – P79 yang menyebabkan tanggul terbelah dan tanah di belakang tanggul terangkat.

Mulai 21 Agustus 2009, dilakukan penanganan drainasi di kaki tanggul P76 – P79 yang tidak berfungsi karena terangkat saat terjadi amblesan tanggul di lokasi ini. Penanganan dilakukan dengan sasaran agar genangan pada kaki tanggul dapat segera dikurangi.

 

kegiatan PISS6

 Pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan perbaikan drainasi Gempolsari – Pologunting (Penatarsewu) yang dimulai pada tanggal 27 Oktober 2009. Drainasi ini pada bagian hulunya adalah drainasi di kaki tanggul P76 – P79 yang rusak saat terjadi amblesan. Pelaksanaan normalisasi saluran drainasi Gempolsari – Pologunting (Penatarsewu) mengalami hambatan karena warga yang berada di lokasi bagian hilir saluran dekat Bendung Penatarsewu menuntut ganti rugi tanah yang terkena normalisasi saluran. Dalam rangka untuk meminimalkan permasalahan sosial, trase saluran diupayakan memanfaatkan kembali saluran lama dengan menggunakan konstruksi dari pasangan batu.

 

kegiatan PISS7

 g. Drainasi Mindi – Besuki (P32 – P35)

Drainasi Mindi sepanjang + 1,50 km dibangun mulai dari outlet Rumah Pompa Mindi (P32) sampai dengan Stasiun Pompa Grundfos yang ada di tanggul Kali Porong KP159 dengan memasang U-Gutter (150cm X 120cm X 120cm). Pekerjaan dilaksanakan pada bulan Nopember 2010 sampai dengan Pebruari 2011.

Sementara itu, agar drainasi dapat berjalan lancar, dilakukan pemasangan dua unit pompa di Rumah Pompa Mindi dengan kapasitas 200 dan 400 lt/det. Total head pump masing-masing 25 m. 

kegiatan PISS8

Untuk mengurangi beban operasi pompa, sebagian debit dialirkan melalui saluran drainase Mindi (Pompa) – Jatirejo menuju Kali Ketapang. Drainase pompa Mindi merupakan sistem koneksi antara drainase Pasar Porong dengan drainase Jatirejo – Ketapang yang berlokasi di Mindi Gang II. Saluran Jatirejo – Ketapang berfungsi menampung debit banjir dari kawasan sekitar semburan lumpur dan sebagai penampung sementara sebelum dipompa ke saluran pembuang yang lain (Mindi – Besuki). Sistem saluran yang berasal dari drainasi Pasar Porong Lama tidak dapat mengalir secara gravitasi menuju saluran Jatirejo – Ketapang, sehingga perlu dibuatkan semacam area penampung sementara (boezem).

h. Drainasi dari Besuki (dari spillway eks Timnas PSLS) ke Saluran Jatianom

Drainasi dari Besuki (spillway eks Timnas PSLS) ke Saluran Jatianom merupakan drain kaki tanggul daerah Mindi sampai Besuki sepanjang ±2.500 m. Alur dan arah aliran mengikuti jalur tanggul Besuki menuju afvour Jatianom. Pekerjaan dimulai awal bulan Desember 2010.

kegiatan PISS9

 2. Penanganan Terpadu di Daerah Sekitar Eks Gerbang Tol Porong Tahun 2010

Mulai bulan Maret 2010, penanganan jalan dan genangan di daerah sekitar eks gerbang tol Porong dilakukan sebagaimana "Rencana Perbaikan Drainase Sekitar Eks Gerbang Tol Porong" yang disiapkan oleh Bapel – BPLS bersama instansi terkait.
Berkaitan dengan upaya tersebut, di samping melakukan perbaikan drainasi di kanan dan kiri jalan arteri Porong, Bapel – BPLS juga memobilisasikan pompa-pompa air di lokasi yang telah ditentukan:

kegiatan PISS10

Bersamaan dengan perbaikan jalan yang dilaksanakan oleh BBPJN-V Surabaya, Bapel BPLS juga melaksanakan pengaturan dan penempatan pompa sebagaimana telah direncanakan.

 

kegiatan PISS11

3. Perbaikan Kali Ketapang

Perbaikan Kali Ketapang dilakukan dengan membuat parapet dan revetment pasangan batu kali. Pekerjaan dilaksanakan mulai awal bulan Agustus 2010, dan selesai pada bulan Desember 2010. 

kegiatan PISS12

 4. Pekerjaan peningkatan ruas jalan alternatif (Kepadangan – Krembung – Jasem/Ngoro)

Pekerjaan peningkatan sebagian ruas jalan Gerbang Tol Sidoarjo – Tulangan – Kepadangan – Krembung – Jasem (Ngoro) sepanjang 7,150 km dapat diselesaikan kecuali pada ruas yang masih terdapat hambatan pembebasan lahan yakni di Sta 4+150 sampai 4+550 (Desa Krembung).

 

kegiatan PISS13

 

kegiatan PISS14

5. Jalan Lingkungan Sekitar Semburan

Jalan lingkungan sekitar semburan sisi timur dan sisi selatan dihubungkan dengan ruas jalan penghubung yang antara lain menggunakan sebagian dari bekas jalan tol ruas Gempol – Porong. Pekerjaan jalan lingkungan sisi timur Gempolsari – Glagaharum – Besuki Timur, dan sisi selatan (Besuki – Pejarakan – Mindi), serta penghubung jalan lingkungan sisi timur dan sisi selatan telah selesai dilaksanakan pada Tahun 2011.

a. Sisi Timur (Glagaharum – Besuki Timur)

Penanganan ruas jalan Gempolsari – Glagaharum – Besuki yang merupakan jalan lingkungan sekitar semburan sisi timur sepanjang 3,803 m, walaupun pada pertengahan September 2010 belum selesai 100%, namun telah dapat membantu kelancaran arus lalu lintas mudik dan balik Lebaran Tahun 2010. Pekerjaan diselesaikan pada bulan Mei 2011.

kegiatan PISS15

 b. Sisi Selatan (Besuki Timur – Mindi)

Pekerjaan jalan lingkungan Besuki – Pejarakan – Mindi yang merupakan jalan lingkungan sekitar semburan sisi selatan yang dilaksanakan adalah pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 2,542 km.

kegiatan PISS16

 6. Re-route Saluran Irigasi Losses Canal

Pekerjaan ini dimulai pada awal bulan Nopember 2010. Walaupun disertai dengan beberapa kali pekerjaan dihentikan karena unjuk rasa warga, pekerjaan Re-route Saluran Irigasi Losses Canal sepanjang 1.453 meter berawal dari desa Pejarakan dan berakhir di outlet box culvert existing yang melintas jalan eks Tol Porong di Desa Besuki dapat diselesaikan.

kegiatan PISS17

Pekerjaan penanganan infrastruktur sekitar semburan telah diselesaikan pada akhir Maret 2013. Kegiatan berikutnya adalah operasi dan pemeliharaan  infrastruktur sekitar semburan. Jenis dan volume pekerjaan yang telah diselesaikan adalah sebagai berikut:

kegiatan PISS18

Kegiatan operasi dan pemeliharaan  infrastruktur sekitar semburan yang dilakukan sampai dengan akhir bulan Januari – Maret Tahun 2013 , antara lain adalah sebagai berikut: 

 PISS01 2014

PISS02 2014

PISS03 2014